Hari ini genap xenia ku (panggilan si ceuceu) berulang tahun yang ke 6, selama itu pula si ceuceu sudah menemani kami sekeluarga, kemanapun kami pergi si ceuceu selalu turut serta, bahkan sudah 3 pulau besar di Indonesia sudah disinggahinya.
Di awal kelahirannya si ceuceu ditunggu dengan penuh kesabaran melalui proses yang cukup panjang, dari bolak balik mengajukan ke kantor tempat kami bekerja (maklum mobil subsidi…sstttt… rahasia) sampai berurusan dengan dealer tempat si ceuceu dilahirkan.
Kami sekeluarga sangat senang dan bangga dengan si ceuceu, terlepas dari pasang surutnya suka dan duka. si ceuceu begitu mengerti apa yang dibutuhkan olah majikannya, disuruh cepat...cepat...disuruh pelan...pelan.. pokoknya mengasyikan.
si ceuceu begitu banyak membantu, dari mulai nganter menjenguk yang melahirkan sampai dengan membawa jenazah juga pernah. luar biasa saya bangga sama si ceuceu.
Istri dan Anak-anaku sangat dekat dengan si ceuceu, bahkan anakku yang paling kecil tidak mau dijemput sekolah kalau tidak sama si ceuceu, sampai harus balik dulu untuk mengganti dengan si ceuceu.
Di usiamu yang ke enam, semoga kamu tetap selalu menjagaku dan keluargaku serta orang orang yang berada disekitarmu, dimanapun kamu berada.
Selamat Ulang Tahun yang ke 6 Xeniaku, Kamu telah memberi arti dari sebuah perjalanan yang kami jalani. (-fmp-)
Sebagai rasa syukur, tentang apa yang selama ini telah kami raih dari sebuah perjalanan hidup.
Wednesday, September 11, 2013
Monday, September 9, 2013
Smart Drive Bukopin Banjarmasin
Perusahaan kami baru saja mengadakan training bagi para driver dengan tema
'Smart Drive'. Bagi sebagian orang mungkin ini menjadi bahan pertanyaan kenapa
driver harus ditraining..?, terlepas dari kita menggunakan tenaga outsource atau
tidak, menurut hemat kami driver merupakan salah satu elemen penting dalam
menunjang bisnis proses yang dijalani oleh perusahaan.
Kadang kadang driver menjadi frontliner dimana driver bersentuhan langsung dengan customer baik dalam penjemputan tamu-tamu penting, pickup service ke nasabah atau mengantar karyawan dan managemen untuk ketemu dengan clientnya. tentunya membutuhkan pengetahuan, kemampuan dan prilaku yang sesuai.
Smart Drive bukan saja masalah cara berkendara dengan baik dan santun, tetapi ada unsur pelayanan, prilaku, komitmen, integritas dan jujur. Tugas utama driver adalah memindahkan pengguna jasanya dari tempat satu ke tempat lainnya dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Untuk menciptakan kondisi itu semua ada tugas dan peran bagi perusahaan pengguna jasa driver yaitu pengambangan SDM dan tata kelola driver.
Materi yang dibawakan mencakup tentang penjabaran job desk sebagai driver, smart drive dan etika pelayanan driver. Diselingi dengan games team building sehingga suasana training menjadi dinamis dan menghibur.
Selamat bertugas para driver yang saya banggakan, terima kasih para trainer dan panitia training yang sudah menyiapkan segala sesuatunya. Semoga training ini bermanfaat dan menambah arti dari sebuah perjalanan. (-fmp-).
Kadang kadang driver menjadi frontliner dimana driver bersentuhan langsung dengan customer baik dalam penjemputan tamu-tamu penting, pickup service ke nasabah atau mengantar karyawan dan managemen untuk ketemu dengan clientnya. tentunya membutuhkan pengetahuan, kemampuan dan prilaku yang sesuai.
Smart Drive bukan saja masalah cara berkendara dengan baik dan santun, tetapi ada unsur pelayanan, prilaku, komitmen, integritas dan jujur. Tugas utama driver adalah memindahkan pengguna jasanya dari tempat satu ke tempat lainnya dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Untuk menciptakan kondisi itu semua ada tugas dan peran bagi perusahaan pengguna jasa driver yaitu pengambangan SDM dan tata kelola driver.
Materi yang dibawakan mencakup tentang penjabaran job desk sebagai driver, smart drive dan etika pelayanan driver. Diselingi dengan games team building sehingga suasana training menjadi dinamis dan menghibur.
Selamat bertugas para driver yang saya banggakan, terima kasih para trainer dan panitia training yang sudah menyiapkan segala sesuatunya. Semoga training ini bermanfaat dan menambah arti dari sebuah perjalanan. (-fmp-).
Kata yang Terlupakan
Alkisah disebuah kerajaan kecil, dengan keraton atau pendopo yang
cukup megah yang belum sampai 10 tahun dibangun. Dihuni oleh beberapa personil yang terdiri dari Pasukan Pengawal (Prajurit), Hulubalang dan
beberapa Menteri. Namun bangunan yang megah sangat berbeda dengan kondisi didalamnya, begitu semrawut dan belum tertata dengan sempurna. Kesejahtaeraan para Prajurit, Hulubalang dan para Menteri belum begitu baik, bahkan posisi Menteri pun dibiarkan kosong, siapa yang paling kuat dialah yang berkuasa di keraton setelah Sang Raja. Akibatnya semangat para Prajurit dan Hulubalang pun kendor dan tanpa arah.
Sampai tiba akhirnya dikerajaan tersebut terjadi penggantian Sang Raja. Raja yang menggantikan adalah Raja yang masih muda, bahkan termuda dibanding kerajaan kerajaan tetangga yang lain. Kehadiran Sang Raja muda pun diragukan oleh para penghuni keraton apakah akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik atau tidak ?, apakah Raja muda itu punya kemampuan dalam memimpin atau tidak ?. Sang Raja sadar betul kalau kehadiarannya tidak begitu diterima dan kadang - kadang tidak diperlakukan seperti layaknya Raja atau Raja sebelumnya. Tetapi Sang Raja tidak patah semangat, Paduka begitu yakin kalau dirinya mampu mengemban amanah.
Paduka Raja sudah mulai berbenah, membuat perencanaan, membuat terobosan terobosan, merubah paradigma penghuni keraton, menempatkan hak dan kewajiban secara merata, menempatkan Pasukan dan Hulubalang di tempat yang semestinya, sesuai dengan keahliannya. Bahkan yang paling fantastis adalah meningkatkan kesejahteraan para penghuni keraton.
Hari demi hari kondisi kerajaan pun membaik, sampai tiba pada secuil kisah dari dalam keraton. Di dapat seorang Prajurit (sebut saja prajurit A) yang tidak begitu baik nasibnya, tidak begitu diperhatikan oleh raja sebelumnya, bertahun tahun menggabdi prajurit tersebut tidak pernah naik pangkat, bahkan kondisi keluarganya tidak begitu baik dengan kata lain serba kekurangan. Sang raja muda pun merasa iba, sering sekali sang Raja memberikan upah lebih kepada Prajurit tersebut, memperhatikan pangkatnya dan memperhatikan kondisi keluarganya. Di satu sisi ada Prajurit (sebut saja prajurit B) yang Sang Raja tidak
begitu suka, penyebabnya complicated, Prajurit tersebut sering kena marah Sang Raja, apalagi kalau sudah ada Hulubalang Raja yang mengadu, Sang Raja langsung datang dan menegurnya. Wal hasil nasib dari Prajurit itu pun tidak beranjak dari pangkatnya, tetap menjadi Prajurit.
Setelah sekian hampir 3 tahun Sang Raja memerintah Kerajaan tersebut, Kerajaan semakin baik dan tertata dengan teratur, bahkan dibuatkan sebuah keraton yang baru, yang lebih megah dari sebelumnya. Kerajaan
mengalami zaman keemasan pada saat itu. Semua yang diamanahkan tercapai dengan sempurna. Setelah hampir 3 tahun Sang Raja berkuasa, akhirnya Sang Raja pun lengser. Tapi ironis yang didapat, perlakuan terhadap raja tidak begitu baik, tidak sebaik perlakuan terhadap raja sebelumnya. Bahkan termasuk perlakuan dari 2 orang Prajurit tadi sungguh berbeda. Prajurit A yang diperlakukan baik dan diperhatikan pangkat dan kehormatannya oleh Sang Raja malah berbalik tidak memperlakukan Sang Raja dengan selayaknya, seperti tidak punya jasa sedikitpun dimatanya. Membuang dan tidak peduli lagi. Tetapi justru hal yang berbeda dilakukan oleh Prajurit B, Prajurit ini begitu peduli pada saat Sang Raja akan lengser, Prajurit
tersebut menangis karena merasa kehilangan, Sang Raja pun tersadar dan merasa bersalah dalam menilai orang. Tidak ada lagi yang bisa diperbuat oleh Sang Raja, kecuali hanya bisa berdoa kepada Tuhan, bahkan Prajurit B yang senantiasa rajin menanyakan kabar setelah Sang Raja pindah ke kerajaan lain.
Kata 'Terima Kasih' menjadi kata yang terlupakan, sepertinya berat sekali untuk diucapkan, Sang Raja pun merenung sambil melawan rasa penyesalan. Sang Raja yakin betul penyesalan hanya akan membuat pengorbanan menjadi sia sia. Ikhlas itulah yang sedang dipelajari oleh Sang Raja, dan Sang Raja pun sudah tenang dikerajaan barunya. Penggalan cerita diatas memberikan arti dan sebuah perjalanan Raja tersebut, kejadian tersebut akan kita jumpai dimanapun dan kapanpun, terlepas dari kondisi atau prestasi yang kita ciptakan. Semoga senantiasa kita selalu ditingkatkan dalam pelajaran ikhlas. Amin (-fmp-).
beberapa Menteri. Namun bangunan yang megah sangat berbeda dengan kondisi didalamnya, begitu semrawut dan belum tertata dengan sempurna. Kesejahtaeraan para Prajurit, Hulubalang dan para Menteri belum begitu baik, bahkan posisi Menteri pun dibiarkan kosong, siapa yang paling kuat dialah yang berkuasa di keraton setelah Sang Raja. Akibatnya semangat para Prajurit dan Hulubalang pun kendor dan tanpa arah.
Sampai tiba akhirnya dikerajaan tersebut terjadi penggantian Sang Raja. Raja yang menggantikan adalah Raja yang masih muda, bahkan termuda dibanding kerajaan kerajaan tetangga yang lain. Kehadiran Sang Raja muda pun diragukan oleh para penghuni keraton apakah akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik atau tidak ?, apakah Raja muda itu punya kemampuan dalam memimpin atau tidak ?. Sang Raja sadar betul kalau kehadiarannya tidak begitu diterima dan kadang - kadang tidak diperlakukan seperti layaknya Raja atau Raja sebelumnya. Tetapi Sang Raja tidak patah semangat, Paduka begitu yakin kalau dirinya mampu mengemban amanah.
Paduka Raja sudah mulai berbenah, membuat perencanaan, membuat terobosan terobosan, merubah paradigma penghuni keraton, menempatkan hak dan kewajiban secara merata, menempatkan Pasukan dan Hulubalang di tempat yang semestinya, sesuai dengan keahliannya. Bahkan yang paling fantastis adalah meningkatkan kesejahteraan para penghuni keraton.
Hari demi hari kondisi kerajaan pun membaik, sampai tiba pada secuil kisah dari dalam keraton. Di dapat seorang Prajurit (sebut saja prajurit A) yang tidak begitu baik nasibnya, tidak begitu diperhatikan oleh raja sebelumnya, bertahun tahun menggabdi prajurit tersebut tidak pernah naik pangkat, bahkan kondisi keluarganya tidak begitu baik dengan kata lain serba kekurangan. Sang raja muda pun merasa iba, sering sekali sang Raja memberikan upah lebih kepada Prajurit tersebut, memperhatikan pangkatnya dan memperhatikan kondisi keluarganya. Di satu sisi ada Prajurit (sebut saja prajurit B) yang Sang Raja tidak
begitu suka, penyebabnya complicated, Prajurit tersebut sering kena marah Sang Raja, apalagi kalau sudah ada Hulubalang Raja yang mengadu, Sang Raja langsung datang dan menegurnya. Wal hasil nasib dari Prajurit itu pun tidak beranjak dari pangkatnya, tetap menjadi Prajurit.
Setelah sekian hampir 3 tahun Sang Raja memerintah Kerajaan tersebut, Kerajaan semakin baik dan tertata dengan teratur, bahkan dibuatkan sebuah keraton yang baru, yang lebih megah dari sebelumnya. Kerajaan
mengalami zaman keemasan pada saat itu. Semua yang diamanahkan tercapai dengan sempurna. Setelah hampir 3 tahun Sang Raja berkuasa, akhirnya Sang Raja pun lengser. Tapi ironis yang didapat, perlakuan terhadap raja tidak begitu baik, tidak sebaik perlakuan terhadap raja sebelumnya. Bahkan termasuk perlakuan dari 2 orang Prajurit tadi sungguh berbeda. Prajurit A yang diperlakukan baik dan diperhatikan pangkat dan kehormatannya oleh Sang Raja malah berbalik tidak memperlakukan Sang Raja dengan selayaknya, seperti tidak punya jasa sedikitpun dimatanya. Membuang dan tidak peduli lagi. Tetapi justru hal yang berbeda dilakukan oleh Prajurit B, Prajurit ini begitu peduli pada saat Sang Raja akan lengser, Prajurit
tersebut menangis karena merasa kehilangan, Sang Raja pun tersadar dan merasa bersalah dalam menilai orang. Tidak ada lagi yang bisa diperbuat oleh Sang Raja, kecuali hanya bisa berdoa kepada Tuhan, bahkan Prajurit B yang senantiasa rajin menanyakan kabar setelah Sang Raja pindah ke kerajaan lain.
Kata 'Terima Kasih' menjadi kata yang terlupakan, sepertinya berat sekali untuk diucapkan, Sang Raja pun merenung sambil melawan rasa penyesalan. Sang Raja yakin betul penyesalan hanya akan membuat pengorbanan menjadi sia sia. Ikhlas itulah yang sedang dipelajari oleh Sang Raja, dan Sang Raja pun sudah tenang dikerajaan barunya. Penggalan cerita diatas memberikan arti dan sebuah perjalanan Raja tersebut, kejadian tersebut akan kita jumpai dimanapun dan kapanpun, terlepas dari kondisi atau prestasi yang kita ciptakan. Semoga senantiasa kita selalu ditingkatkan dalam pelajaran ikhlas. Amin (-fmp-).
Monday, August 19, 2013
Status
Perempuan itu harus gesit, tangguh, cekatan, rajin dan sifat yang lebih mendasar lainnya. Kalau cuma imut, lucu, menggemaskan, warna-warni, saya rasa boneka barbie juga punya sifat artifisial seperti itu. Jadilah perempuan yang mandiri, punya cita-cita dan bisa diandalkan.
Contohlan pegawai bank, walaupun punya banyak uang tapi dia tidak sombong. Karena dia tahu itu semua hanya titipan.
Hidup terasa lebih indah, jika kita selalu bersyukur.
Dibalik wanita yang tambah gendut, pasti ada pria yang selalu membahagiakannya.
Perdebatan, pertengkaran, cemburu dan air mata, dalam sebuah hubungan. Bisa diatasi dengan kesabaran, perhatian, kepercayaan dan cinta.
Ketika segala sesuatu mustahil, doa mengubah segalanya.
Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.
Ada banyak orang-orang yang bersikap ramah ketika berhadapan dengan anda tapi dibelakang anda semuanya berbeda. Ada banyak orang munafik dan itu semua pasti anda jumpai dalam kehidupan anda sehari-hari.
Semua orang punya jatah gagal, habiskan jatah gagalmu ketika kamu masih muda.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Contohlan pegawai bank, walaupun punya banyak uang tapi dia tidak sombong. Karena dia tahu itu semua hanya titipan.
Hidup terasa lebih indah, jika kita selalu bersyukur.
Dibalik wanita yang tambah gendut, pasti ada pria yang selalu membahagiakannya.
Perdebatan, pertengkaran, cemburu dan air mata, dalam sebuah hubungan. Bisa diatasi dengan kesabaran, perhatian, kepercayaan dan cinta.
Ketika segala sesuatu mustahil, doa mengubah segalanya.
Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua.
Ada banyak orang-orang yang bersikap ramah ketika berhadapan dengan anda tapi dibelakang anda semuanya berbeda. Ada banyak orang munafik dan itu semua pasti anda jumpai dalam kehidupan anda sehari-hari.
Semua orang punya jatah gagal, habiskan jatah gagalmu ketika kamu masih muda.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Friday, July 19, 2013
Menertawakan Bangsa Sendiri
Menertawakan Bangsa Sendiri..., entah kenapa justru itu yg terlintas dibenak saya, pada saat menonton pertandingan sepakbola antara Tim Nas Indonesia melawan klub sepakbola dari Inggris Arsenal. Klub sepakbola yg begitu terkenal di dunia dan Indonesia tentunya, cukup banyak penggemar bahkan komunitas klub tersebut di negeri kita tercinta. Terlihat dari seragam penonton di stadion Gelora Bung Karno lebih banyak menggunakan kostum klub Arsenal dibandingkan kostum timnas sendiri.
Kembali ke masalah yang terlintas dibenak saya. Pada saat berjalannya pertandingan, seringkali hal ironis terjadi. Begitu bergemuruhnya dukungan ketika klub Arsenal membawa bola dan menguasi pertandingan. Namun sebaliknya ketika Tim Nas membawa bola malah riuh cemooh yang didapat. Untungnya pemain tidak begitu banyak terpengaruh, tetap memberikan perlawanan melawan klub dengan 12 pemain (11 pemain + 1 dukungan penonton).
Atas nama sportifitas dan ketidakbecusan Bangsa ini dalam memajukan Tim Nas kita, mungkin itu salah satu pembelaan dari para pencemooh tersebut. Tapi bukan hanya sekedar itu. Ada yang namanya kompetisi, ada yg namanya nama baik bangsa bahkan mungkin sampai harga diri bangsa. Seburuk buruk kondisi Tim Nas kita, tetap kita mendukung kalau sedang menghadapi lawan dilapangan, bukan malah melemahkan semangatnya dengan cemoohan. Masalah perbaikan mari kita kawal setelah pertandingan usai, silahkan cemooh tim nas, dari mulai pemain sampai PSSI. Jangan pada saat mereka (Tim Nas) sedang merjuang menghadapi lawan di lapangan. Kemana jiwa Nasionalisme kita....?
Ada hal positif yang saya merasa bangga terlepas dari mereka pendukung bangsanya sendiri atau pendukung klub dari Inggris tersebut.
1. Para penonton menjadi tuan rumah yang baik.
2. Begitu rapihnya para penonton di stadion
3. Tidak ada tindakan anarkis baik dilapangan (pemain) atau diluar lapangan (penonton).
Kenapa hal ini tidak terjadi pada saat pertandingan antara sesama bangsa kita misalnya Persib vs Persija atau Persebaya vs Arema Malang. Betapa indah dan majunya sepakbola kita, jika kondisi penontonnya sama seperti pertandingan saat ini.
Apapun itu sudah menjadi PR PSSI dan para penguasa Bangsa ini untuk secara tegas mencipatakan kondisi tersebut. Tidak bermaksud 'lebay', semoga kondisi ini menjadi salah salah satu bagian penting dari sebuah perjalanan sepak bola kita menuju ke arah yang lebih baik.
Kembali ke masalah yang terlintas dibenak saya. Pada saat berjalannya pertandingan, seringkali hal ironis terjadi. Begitu bergemuruhnya dukungan ketika klub Arsenal membawa bola dan menguasi pertandingan. Namun sebaliknya ketika Tim Nas membawa bola malah riuh cemooh yang didapat. Untungnya pemain tidak begitu banyak terpengaruh, tetap memberikan perlawanan melawan klub dengan 12 pemain (11 pemain + 1 dukungan penonton).
Atas nama sportifitas dan ketidakbecusan Bangsa ini dalam memajukan Tim Nas kita, mungkin itu salah satu pembelaan dari para pencemooh tersebut. Tapi bukan hanya sekedar itu. Ada yang namanya kompetisi, ada yg namanya nama baik bangsa bahkan mungkin sampai harga diri bangsa. Seburuk buruk kondisi Tim Nas kita, tetap kita mendukung kalau sedang menghadapi lawan dilapangan, bukan malah melemahkan semangatnya dengan cemoohan. Masalah perbaikan mari kita kawal setelah pertandingan usai, silahkan cemooh tim nas, dari mulai pemain sampai PSSI. Jangan pada saat mereka (Tim Nas) sedang merjuang menghadapi lawan di lapangan. Kemana jiwa Nasionalisme kita....?
Ada hal positif yang saya merasa bangga terlepas dari mereka pendukung bangsanya sendiri atau pendukung klub dari Inggris tersebut.
1. Para penonton menjadi tuan rumah yang baik.
2. Begitu rapihnya para penonton di stadion
3. Tidak ada tindakan anarkis baik dilapangan (pemain) atau diluar lapangan (penonton).
Kenapa hal ini tidak terjadi pada saat pertandingan antara sesama bangsa kita misalnya Persib vs Persija atau Persebaya vs Arema Malang. Betapa indah dan majunya sepakbola kita, jika kondisi penontonnya sama seperti pertandingan saat ini.
Apapun itu sudah menjadi PR PSSI dan para penguasa Bangsa ini untuk secara tegas mencipatakan kondisi tersebut. Tidak bermaksud 'lebay', semoga kondisi ini menjadi salah salah satu bagian penting dari sebuah perjalanan sepak bola kita menuju ke arah yang lebih baik.
Friday, February 15, 2013
Terima Kasih KKB
Di tengah ruangan keluarga, dimalam hari, di istana kecilku,
sepulang acara rapat anggota tahunan KKB koperasi karyawan tempat saya bekerja,
saya menyempatkan diri untuk sedikit mengulas dan mengingat even-even apa saja
yang baru terjadi pada rapat tersebut. Ada satu hal yang mengagetkan dan diluar
dugaan saya secara pribadi yaitu demisionernya pengurus KKB, sungguh even yang
tidak terlintas yang akan terjadi pada saat saya melangkahkan kaki menuju acara
tersebut. Ternyata aturan atau bahasa kerennya Undang Undang yang mengharuskan
kondisi seperti itu. Beberapa insterupsi, pertanyaan, pernyataan dan kritik
memberikan bumbu dinamisnya acara tersebut, tentunya semuanya demi kebaikan
KKB, mulai dari kritik cara rekrut karyawan, pertanyaan SHU sampai pernyataan
masalah undang undang. Sekali lagi semua demi kebaikan KKB untuk saat ini dan
masa yang akan datang.
Bagi anggota kebanyakan yang hadir pada saat sepertinya ikut
saja apa yg diputuskan, yang ditunggu sebenarnya adalah kapan dan berapa SHU
yang akan dibagikan, Logis memang, yang jelas RAT jauh lebih baik dari tahun
tahun sebelumnya, tak terlepas dari adanya perbaikan proses bisnis dan
pengeloaan KKB itu sendiri.
Disini, saya walaupun sedikit terlambat mengucapkan banyak
terima kasih kepada para pengurus yang telah bekerja sama secara baik, menjalin
komunikasi dan bersinergi dengan kami atas nama perusahaan tempat kami bekerja,
baik dari mulai kerjasama penyedia jasa tenaga kerja, sewa menyewa sampai
pendidikan dan latihan. Kami sebagai partner yang paling banyak dalam bekerja
sama tentunya sangat merasa terbantu.
Terima kasih Bu Dhai, Pak Firman, Pak Aroel atas waktu,
tenaga dan pikiran yang telah dicurahkan kepada KKB. Sehingga tetap eksis dan
terus berkembang. Terima kasih juga pada karyawan KKB yang tetap semangat
berkonktribusi pada perusahaan.
Sebuah perjalanan dimana banyak sekali hikmah yang patut
kita ambil yaitu dedikasi, integritas dan loyalitas. Semoga Allah SWT
senantiasa melindungi kita semua. Amin (-fmp-).
Friday, February 1, 2013
Makasih Yah...
Semalam dua rekan kami resign, satu dari operasional dan
satu lagi dari bisnis. Alasannya karena belum sesuai dibidang yang ditempatinya.
Bagi saya bukan itu yang penting, ada satu hal yang membuat saya bangga pada mereka
yaitu 'Pengabdian Hingga Akhir'.
ARINI - PIKKO
Sebulan yang lalu kedua rekan kami sudah mengetahui akan berpisah dari
perusahaan kami tercinta. Biasanya motivasi dan etos kerja sebulan terakhir
terus menurun. Tapi tidak bagi mereka, malah sebaliknya mereka menunjukan kinerja
yang baik. Bahkan pada saat acara farewell pun mereka masih mengurus pekerjaan. Seperti pepatah “Datang telihat muka, pulang terlihat punggung”.
Terima kasih atas dedikasi terhadap cabang kami buat sang
designer dan sang vokalis, semoga hal-hal baik mengiringi perjalanan
selanjutnya. Selamat bertugas ditempat yang baru, rezeki terhampar luas dimuka
Bumi ini. Semoga Silaturrahim kita senantiasa terjaga. Atas nama pribadi dan
keluarga kami mohon maaf jika dalam bekerja ada hal –hal yang tidak berkenan.
(fmp)
Subscribe to:
Posts (Atom)















