Thursday, November 20, 2014

Berburu Matahari Bromo

"Salamm KSeB...!!". Begitulah Teriakan sang ketua. Dengan spontan pekikan "Huh... Hahhh...!!!!". Disambut oleh para anggota.

KSeB merupakan Komunitas Sepeda Bukopin. Darah deras mengalir mengikuti degap jantung yang sibuk memompa... Mendorong deras mengalir menyusuri  pipa-pipa pembuluh nadi ke sekujur tubuh. Suasana semangat yang tumbuh dan semakin besar ketika mendengar kabar bahwa KSeB akan melakukan touring ke kawasan Gunung Bromo, dengan tema 'Berburu Matahari Bromo'.

Rute 'thawaf' bromo semakin terbayang dan semakin jelas tergambar dibenak kita. Dingin, kabut, pasir, angin dan terjal... Itulah gambaran yang terinformasi kepada komunitas kami. "Kita akan kesana..". Begitu kata sang petinggi KSeB Banjarmasin.

PERSIAPAN
Persiapan kami susun sedetail mungkin, panitia kecil kami bentuk termasuk menyampaikan ajakan kepada komunitas sejenis Cabang Bukopin Probolinggo. Rundown acara dan anggaran budget sudah mulai kami susun termasuk pembagian tugas.




Packing... Packing... Packing...! Sesekali terdengar dari salah satu anggota KseB yg sedang asyik packing sepedanya masing masing.


Hampir dini hari kami tiba di penginapan sekitar Bromo, tak lama kami istirahat, kami mulai merakit sepeda. Baru kami bisa istirahat untuk persiapan besok.



MENEMBUS KABUT
Thawaf Bromo kami awali dari gerbang masuk bromo menuju pasir berbisik. Kabut tebal menyelimuti perjalanan kami, jarak pandang hanya 5 meter kami semua sangat berhati hati. Terlebih pada perjalanan awal kami disuguhi track menurun dengan jurang sebelah kanan yang sangat dalam. Dalam dingin dan berkabut kami terus melaju. Bau blerang begitu menyengat. Kami melaju diatas lautan pasir yang dingin dan lembab dengan tektur naik turun.




PADANG RUMPUT SAVANA
Akhirnya kami tiba dihamparan rumput Savana, pembadangan bukit yang begitu indah menjadi cakrawala sepanjang kami memandang. Indah, rata dan hijau mirip bukit yg tergambar pada acara tv anak2 teletubies. Sehingga bukit ini diberi nama bukit teletubies. Sayang sekali jika anda melewatkan sesi fhoto disini. Pemandangan begitu indah dengan cahaya yang cukup, sungguh surgawi bagi yang hobby bidik kamera.




TANJAKAN CEMPLANG
Tanjakan ini begitu menguras tenaga, tanjakan sepanjang 4 km nyaris tidak ada sedikitpun jalanan rata, kadang-kadang terjal dan berpasir. oksigen mulai menipis.. napas seperti terpotong. sesekali bau hangus tercium dari pepohonan yang terbakar. di area ini kami sering kali beristirahat.sering kami menuntun sepeda karena tanjakan yang memang sulit sekali untuk dicapai dengan sepeda.





diujung tanjakan kami beristirahat dan makan siang disebuah warung sambil melepas lelah. Tahu panas, mie instan dan teh manis panas menjadi sajian terenak dalam kondisi lapar dan dingin.






TURUNAN NGADAS
Setelah melewati tanjakan kami seakan-akan diberikan bonus dengan diberikan track yang menurun. seru, asyik dan penuh tantangan, kondisi sepeda sangat teruji di track ini, sesekali batang pohon tumbang menjadi rintangan kami. jalan setapak dengan sebelah kiri tebing dan sebelah kanan jurang yang cukup dalam. beberapa diantara kami terjatuh dan terpelanting di track ini. kami terus melaju...






HAMPARAN PASIR PODOKOYO 1
setelah turunan kami sampai di area datar tapi berpasir, medan pasir yang cukup berat. tidak sedikit peserta jatuh karena roda sepeda terjerembab kedalam pasir. sesekali perjalanan kami terbantu dengan tumpukan rumput dan pasir yang agak keras.hempasan angin dengan butiran pasir menambah beban laju sepeda kami. Pemandangan gunung batok disebelah kanan track kami sebagai penghibur lelahnya kami, sesekali kami berhenti untuk ambil foto keindahan gunung batok.




FINISH
Akhirnya kami mengakhiri Thawaf Bromo tepat didepan area wisata Gunung Bromo, keindahan gunung Bromo yang sedang mengeluarkan asapnya semakin jelas, sambil beristirahat dan minum kopi di gubung-gubung kecil yang menjajakan makanan dan minuman.




Indah.. dan luar biasa, begitu menyenangkan. lelah kami terbayar lebih dengan perjalanan ini. terlepas dari pasang surutnya perjalanan kami dari Banjarmasin ke Gunung Bromo. telah memberikan makna sebagai arti dari sebuah perjalanan. (-fmp-).



Monday, November 18, 2013

Tips Packing : Menggulung Pakaian

Teknik atau cara packing pakaian khususnya baju kaos bukanlah hal yang baru, karena banyak sekali kita temukan cara yang bisa kita coba. cara menggulung merupakan cara yang paling saya sukai. Ini akan membuat pakaian sedikit berkerut dan akan membuat banyak ruang untuk barang yang lain. Saya akan berbagi bagaimana cara untuk menggulung pakaian tersebut.

1. Letakan pakaian dengan posisi bagian depan menghadap keatas.


2. Lipat bagian bawah pakaian, dengan cara melipat keluar sepanjang kira kira 10 - 12 cm.


3. Lipat bagian tangan kanan pakaian keposisi bagian depan, dengan lengan pakaian dilipat.


4. Lipat bagian tangan kiri pakaian keposisi bagian depan, dengan lengan pakaian dilipat.


5. Gulung pakaian mulai dari arah kerah (atas pakaian) ke bawah.



6. Setelah digulung buka lipatan pakaian (nomor 2) lalu tutupkan kepada gulungan tersebut, sehingga gulungan akan terikat dan terlihat rapi.


7. pakaian siap dipacking, selamat mencoba.



Semoga tips ini bermanfaat dan menambah arti dari sebuah perjalanan. (-fmp-)

Tuesday, November 12, 2013

Neraca Keluarga Sederhana

Neraca keluarga sederhana setiap bulannya sebenarnya kita sering menggunakannya dalam kehidupan sehari hari. Hanya saja kita menggunakannya masih dalam pikiran atau benak kita, belum tercatat dalam bentuk sebuah tabel yang rapi dan terukur. keluar masuk uang kita masih belum teratur dan masih bersifat tiba masa tiba akal.



Sederhana tapi cukup penting untuk membantu kita dalam mengukur kemampuan keuangan kita, sebelum mengambil keputusan untuk melakukan pengajuan hutang (misalnya : kredit barang), pembelian barang, arisan, liburan dan keperluan keluarga lainnya.


Pembuatan neraca keluarga ini sebetulnya sangat sederhana hanya terkait pada pemasukan dan pengeluaran, sehingga kita bisa mengetahui berapa sisa uang yang kita miliki. neraca ini akan lebih terukur untuk kita yang mempunyai penghasilan tetap, misalnya karyawan, pegawai negeri dan bidang lainnya yang pendapatannya melalui gaji bulanan.


Berikut contoh format neraca keluarga sederhana.

A. Pemasukan (per bulan)
   1. Gaji
   2. Tunjangan Makan dan transport
   3. Tunjangan Posisi
   dst
   
B. Pengeluaran (per bulan)
   1. Cicilan
    - Rumah
    - Mobil
    - Motor
    - Pinjaman Koperasi
   2. Listrik
   3. PDAM
   4. Pulsa
   5. Arisan
    - Kantor
    - Warga
   6. Bensin
   7. Pendidikan Anak
   8. Belanja Bulanan
   9. Hiburan Anak
   dst

SISA = Jumlah pemasukan - Jumlah Pengeluaran





Tujuan dari pembuatan neraca keluarga sederhana ini adalah untuk menata dan mengatur keuangan kita setiap bulannya. Tentu hasilnya akan terdapat selisih (sisa) dengan realisasi penggunaan pengeluaran baik sisa lebih atau sisa kurang. Apabila Sisa lebih bisa kita simpan ditempat penampungan yang suatu saat dapat kita pergunakan (baca : Jimpitan). Jika terdapat sisa kurang maka kita perlu membenahi kebiasaan kita dalam pengeluaran. Jangan sampai besar pasak daripada tiang atau lebih besar pengeluaran daripada pemasukan. semoga dapat bermanfaat dan memberikan arti dari sebuah perjalanan kita. (-fmp-).

Thursday, November 7, 2013

Nuansa Kuning Semakin Akrab dalam Kekeluargaan

Minggu 26 Oktober 2013, Bank Bukopin Cabang Banjarmasin mengadakan acara syukuran ulang tahun yang ke 27, dengan tema 'Semakin Akrab dalam Kekeluargaan' yang bertempat di Parahyangan Banjarmasin. Acara syukuran merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan yang kami adakan baik lomba seni dan olahraga. Pada acara tersebut selain pembagian doorprize, hadiah lomba, hiburan juga dilakukan pemotongan tumpeng oleh Pimpinan Cabang dan Manager Pelayanan dan Operasi yang kemudian diserahkan kepada karyawan yang paling senior.



Diusia yang ke 27 tahun Bank Bukopin Cabang Banjarmasin semakin solid dan kompak menuju ke
masa kematangan dalam mencapai apa yang di amanahkan oleh kantor pusat. terlihat dari tema kostum yang digunakan adalah nuansa kuning.





warna kuning memiliki sifat optimis, periang, perdamaian dan senang bergaul serta Sifat
tolong-menolong. kalau kita aplikasikan kepada buah-buahan warna kuning akan mendekati kepada sebuah kematangan.


Acara dihadiri bukan hanya oleh karyawan tetapi juga dihadiri oleh keluarga karyawan. Acara
lomba anak-anak (Bukopin Banjarmasin Junior) begitu menghibur, tak kalah juga termasuk gameuntuk karyawan/ti.






Acara yang ditunggu-tunggu adalah acara pembagian doorprize dengan bermacam-macam jenis dari
mulai blender, rice cooker, dvd, kompor gas, oven, kulkas, TV, home theater dsb, sebanyak 16 item. mulai membuat yang hadir berdebar-debar. secara sepontan sontak kegirangan bagi mereka yang dapat dan masih berharap bagi yang belum dapat. Selamat yang mendapatkan, bagi yang belum jangan berkecil hati.





Selamat dan Sukses Untuk Bank Bukopin Cabang Banjarmasin yang ke 27 tahun. Semoga dari tahun ke tahun akan selalu memberikan arti pada sebuah perjalanan. (-fmp-).

Wednesday, September 11, 2013

Si Ceuceu Xeniaku

Hari ini genap xenia ku (panggilan si ceuceu) berulang tahun yang ke 6, selama itu pula si ceuceu sudah menemani kami sekeluarga, kemanapun kami pergi si ceuceu selalu turut serta, bahkan sudah 3 pulau besar di Indonesia sudah disinggahinya.


Di awal kelahirannya si ceuceu ditunggu dengan penuh kesabaran melalui proses yang cukup panjang, dari bolak balik mengajukan ke kantor tempat kami bekerja (maklum mobil subsidi…sstttt… rahasia) sampai berurusan dengan dealer tempat si ceuceu dilahirkan.



Kami sekeluarga sangat senang dan bangga dengan si ceuceu, terlepas dari pasang surutnya suka dan duka. si ceuceu begitu mengerti apa yang dibutuhkan olah majikannya, disuruh cepat...cepat...disuruh pelan...pelan.. pokoknya mengasyikan.
si ceuceu begitu banyak membantu, dari mulai nganter menjenguk yang melahirkan sampai dengan membawa jenazah juga pernah. luar biasa saya bangga sama si ceuceu.
Istri dan Anak-anaku sangat dekat dengan si ceuceu, bahkan anakku yang paling kecil tidak mau dijemput sekolah kalau tidak sama si ceuceu, sampai harus balik dulu untuk mengganti dengan si ceuceu.

Di usiamu yang ke enam, semoga kamu tetap selalu menjagaku dan keluargaku serta orang orang yang berada disekitarmu, dimanapun kamu berada.

Selamat Ulang Tahun yang ke 6 Xeniaku, Kamu telah memberi arti dari sebuah perjalanan yang kami jalani. (-fmp-)

Monday, September 9, 2013

Smart Drive Bukopin Banjarmasin

Perusahaan kami baru saja mengadakan training bagi para driver dengan tema 'Smart Drive'. Bagi sebagian orang mungkin ini menjadi bahan pertanyaan kenapa driver harus ditraining..?, terlepas dari kita menggunakan tenaga outsource atau tidak, menurut hemat kami driver merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang bisnis proses yang dijalani oleh perusahaan.

Kadang kadang driver menjadi frontliner dimana driver bersentuhan langsung dengan customer baik dalam penjemputan tamu-tamu penting, pickup service ke nasabah atau mengantar karyawan dan managemen untuk ketemu dengan clientnya. tentunya membutuhkan pengetahuan, kemampuan dan prilaku yang sesuai.

Smart Drive bukan saja masalah cara berkendara dengan baik dan santun, tetapi ada unsur pelayanan, prilaku, komitmen, integritas dan jujur. Tugas utama driver adalah memindahkan pengguna jasanya dari tempat satu ke tempat lainnya dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Untuk menciptakan kondisi itu semua ada tugas dan peran bagi perusahaan pengguna jasa driver yaitu pengambangan SDM dan tata kelola driver.

Materi yang dibawakan mencakup tentang penjabaran job desk sebagai driver, smart drive dan etika pelayanan driver. Diselingi dengan games team building sehingga suasana training menjadi dinamis dan menghibur.

Selamat bertugas para driver yang saya banggakan, terima kasih para trainer dan panitia training yang sudah menyiapkan segala sesuatunya. Semoga training ini bermanfaat dan menambah arti dari sebuah perjalanan. (-fmp-).

Kata yang Terlupakan

Alkisah disebuah kerajaan kecil, dengan keraton atau pendopo yang cukup megah yang belum sampai 10 tahun dibangun. Dihuni oleh beberapa personil yang terdiri dari Pasukan Pengawal (Prajurit), Hulubalang dan
beberapa Menteri. Namun bangunan yang megah sangat berbeda dengan kondisi didalamnya, begitu semrawut dan belum tertata dengan sempurna. Kesejahtaeraan para Prajurit, Hulubalang dan para Menteri belum begitu baik, bahkan posisi Menteri pun dibiarkan kosong, siapa yang paling kuat dialah yang berkuasa di keraton setelah Sang Raja. Akibatnya semangat para Prajurit dan Hulubalang pun kendor dan tanpa arah.

Sampai tiba akhirnya dikerajaan tersebut terjadi penggantian Sang Raja. Raja yang menggantikan adalah Raja yang masih muda, bahkan termuda dibanding kerajaan kerajaan tetangga yang lain. Kehadiran Sang Raja muda pun diragukan oleh para penghuni keraton apakah akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik atau tidak ?, apakah Raja muda itu punya kemampuan dalam memimpin atau tidak ?. Sang Raja sadar betul kalau kehadiarannya tidak begitu diterima dan kadang - kadang tidak diperlakukan seperti layaknya Raja atau Raja sebelumnya. Tetapi Sang Raja tidak patah semangat, Paduka begitu yakin kalau dirinya mampu mengemban amanah.

Paduka Raja sudah mulai berbenah, membuat perencanaan, membuat terobosan terobosan, merubah paradigma penghuni keraton, menempatkan hak dan kewajiban secara merata, menempatkan Pasukan dan Hulubalang di tempat yang semestinya, sesuai dengan keahliannya. Bahkan yang paling fantastis adalah meningkatkan kesejahteraan para penghuni keraton.

Hari demi hari kondisi kerajaan pun membaik, sampai tiba pada secuil kisah dari dalam keraton. Di dapat seorang Prajurit (sebut saja prajurit A) yang tidak begitu baik nasibnya, tidak begitu diperhatikan oleh raja sebelumnya, bertahun tahun menggabdi prajurit tersebut tidak pernah naik pangkat, bahkan kondisi keluarganya tidak begitu baik dengan kata lain serba kekurangan. Sang raja muda pun merasa iba, sering sekali sang Raja memberikan upah lebih kepada Prajurit tersebut, memperhatikan pangkatnya dan memperhatikan kondisi keluarganya. Di satu sisi ada Prajurit (sebut saja prajurit B) yang Sang Raja tidak
begitu suka, penyebabnya complicated, Prajurit tersebut sering kena marah Sang Raja, apalagi kalau sudah ada Hulubalang Raja yang mengadu, Sang Raja langsung datang dan menegurnya. Wal hasil nasib dari Prajurit itu pun tidak beranjak dari pangkatnya, tetap menjadi Prajurit.

Setelah sekian hampir 3 tahun Sang Raja memerintah Kerajaan tersebut, Kerajaan semakin baik dan tertata dengan teratur, bahkan dibuatkan sebuah keraton yang baru, yang lebih megah dari sebelumnya. Kerajaan
mengalami zaman keemasan pada saat itu. Semua yang diamanahkan tercapai dengan sempurna. Setelah hampir 3 tahun Sang Raja berkuasa, akhirnya Sang Raja pun lengser. Tapi ironis yang didapat, perlakuan terhadap raja tidak begitu baik, tidak sebaik perlakuan terhadap raja sebelumnya. Bahkan termasuk  perlakuan dari 2 orang Prajurit tadi sungguh berbeda. Prajurit A yang diperlakukan baik dan diperhatikan pangkat dan kehormatannya oleh Sang Raja malah berbalik tidak memperlakukan Sang Raja dengan selayaknya, seperti tidak punya jasa sedikitpun dimatanya. Membuang dan tidak peduli lagi. Tetapi justru hal yang berbeda dilakukan oleh Prajurit B, Prajurit ini begitu peduli pada saat Sang Raja akan lengser, Prajurit
tersebut menangis karena merasa kehilangan, Sang Raja pun tersadar dan merasa bersalah dalam menilai orang. Tidak ada lagi yang bisa diperbuat oleh Sang Raja, kecuali hanya bisa berdoa kepada Tuhan, bahkan Prajurit B yang senantiasa rajin menanyakan kabar setelah Sang Raja pindah ke kerajaan lain.

Kata 'Terima Kasih' menjadi kata yang terlupakan, sepertinya berat sekali untuk diucapkan, Sang Raja pun merenung sambil melawan rasa penyesalan. Sang Raja yakin betul penyesalan hanya akan membuat pengorbanan menjadi sia sia. Ikhlas itulah yang sedang dipelajari oleh Sang Raja, dan Sang Raja pun sudah tenang dikerajaan barunya. Penggalan cerita diatas memberikan arti dan sebuah perjalanan Raja tersebut, kejadian tersebut akan kita jumpai dimanapun dan kapanpun, terlepas dari kondisi atau prestasi yang kita ciptakan. Semoga senantiasa kita selalu ditingkatkan dalam pelajaran ikhlas. Amin (-fmp-).